Saturday, 16 January 2016

Belimbing Wuluh

Sejarah
Belimbing wuluh atau disebut juga belimbing sayur, belimbing asam atau 
belimbing buluh dengan nama latin Averrhoa bilimbi merupakan tanaman yang mempunyai buah berasa asam yang kaya khasiat sering digunakan sebagai bumbu sayuran atau campuran jamu.
Belimbing wuluh atau belimbing sayur diduga berasal dari kepulauan Maluku dan kini tersebar ke seluruh Indonesia dan negara-negara sekitar seperti Filipina, Myanmar, dan Srilanka.
Manfaat
1.     1.  Mengatasi Jerawat
Belimbing wuluh juga sangat baik untuk menghilangkan dan mengempeskan jerawat yang sedang membandel, zat asam yang terdapat pada belimbing mungkin akan memberikan efek sedikit sakit bagi jerawat aktif. Namun kandungan antioksidan dalam buah ini dapat membantu mengerutkan dan menyamarkan jerawat yang ada di wajah.
2.      2. Obat Batuk Kering
Belimbing wuluh memiliki kandungan kalium yang dapat melancarkan dahak dalam penyakit batuk, dan juga dapat menurunkan panas atau demam
3.       3.   Mengusir karat
       Apa yang membuat belimbing wuluh memiliki manfaat sebagai obat alami atau fitofarmaka? Seperti dijelaskan ahli tanaman obat Dr Setiawan Dalimarta, sifat kimiawi dan efek farmakologisbelimbing wuluh di antaranya adalah rasa asam dan sejuk.
Sifat bawaan ini berkhasiat menghilangkan rasa sakit, memperbanyak pengeluaran empedu, antiradang, dan peluruh kencing.
Batang belimbing wuluh mengandung saponin, tanin, glucoside, kalsium oksalat, sulfur, asam format. Daunnya mengandung tanin, sulfur, asam format, dan perokside, sedangkan buahnya secara khusus dimanfaatkan untuk obat darah tinggi.
Satu lagi yang menarik, selain untuk obat karena mempuyai kandungan kimia berupa kalium oksalat, belimbing wuluh bermanfaat mengusir karat pada besi, baja, dan lain lain.

No comments:

Post a Comment