Tuesday, 19 January 2016

Bisbul atau Mentega

Sejarah
Buah mentega dikenal juga dengan nama buah
lemak (malaysia) dan juga buah bisbul. Menurut sejarahnya,  tanaman ini pada tahun 1881 diproduksi dari tempat asalnya di Filipina oleh Ahli Botani pada saat itu masuk ke Jawa untuk menjadi koleksi Kebun Raya Bogor, Malaysia dan juga Kebun Raya Singapura, bahkan sampai ke Calcuta di India. Oleh sebab itu buah bisbul ini paling mudah dijumpai di  daerah Bogor karena memang dekat dari Kebun Raya Bogor, musim buah mentega di bogor dimulai pada bulan maret-mei.  Beberapa orang pernah melihat buah mentega ini hidup dan berbuah di daerah Madiun, Jawa Timut.
Buah Bisbul ini memiliki bulu halus seperti beludru.  Buah muda berwarna cokelat kemerahan yang berubah menjadi merah terang, kemudian agak kusam jika matang. Sedangkan daging buah berwarna keputihan, agak keras dan padat, serta kering. Rasanya manis dan berbau khas, hampir menyerupai bau keju dan durian. Bijinya 0 – 10 butir per buah, berbentuk baji, ukurannya mencapai 4 x 2,5 x 1,5 cm. Buah Bisbul umumnya dimakan dalam keadaan segar jika matang. Rasanya cukup enak dan lezat dan agak unik juga.

1. Menyehatkan jantung
Buah mentega memiliki kandungan tiamin atau vitamin B1 yang disebut salah satu vitamin B kompleks yang fungsinya yaitu melindungi supaya saraf serta jantung terus sehat. Selain itu tiamin juga bermanfaat untuk memecah karbohidrat jadi glukosa yang lalu dikonversi badan jadi sumber daya manusia untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Selain karbohidrat, tiamin juga bermanfaat untuk memecah lemak serta protein hingga buah bisbul/mentega yaitu buah yang baik dikonsumsi pada saat diet serta turunkan berat tubuh.        
Pada umumnya manfaat vitamin B1 atau tiamin untuk kesehatan badan yaitu sebagai tersebut
·         Melindungi kesehatan jantung
·         Menghindar rusaknya saraf
·         Menghindar katarak
·         Menghindar penyakit Alzheimer
·         Tingkatkan memori serta konsentrasi
·         Tingkatkan nafsu makan


2. Menjaga sirkulasi darah
Kandungan zat besi yang melimpah dalam bisbul dapat membantu meningkatkan jumlah sel darah merah dalam tubuh. Zat besi juga bisa meningkatkan oksigenasi jaringan penting dan kelompok otot, merangsang pertumbuhan rambut, mempercepat proses penyembuhan sel-sel, dan meningkatkan efisiensi metabolisme. Sehingga kita dapat terhindar dari penyakit anemia. Bagi Anda yang memiliki masalah dengan sirkulasi darah, tak ada salahnya untuk mengonsumsi buah langka ini.
3. Mencegah pengeroposan tulang
Mineral yang berperan penting agar tulang tidak keropos adalah kalsium. Buah mentega mengandung 46 mg kalsium pada 100 gram takaran yang berguna untuk membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian yang diperlukan oleh tubuh. kalsium merupakan mineral yang paling banyak terdapat dalam tubuh di mana 99% kalsium ada di tulang dan gigi, sementara 1% beredar ke seluruh tubuh. Kebutuhan kalsium yang 1% inilah yang harus dipenuhi oleh manusia melalui makanan yang mengandung kalsium seperti pada buah mentega.
Apabila kebutuhan kalsium harian tidak dipenuhi tubuh akan mengambil kalsium dari tulang yang bisa menyebabkan terjadinya pengeroposan tulang pada waktu usia lansia. Maka dari itu jika pada usia lansia Anda ingin tetap bisa bergerak bebas dan tetap tegap, penuhilah kebutuhan kalsium salah satunya dengan mengkonsumsi buah mentega. Selain tulang keropos, berikut adalah akibat kekurangan kalsium menurut WHO:
      -  Nyeri otot tulang
            -    Penurunan kekebalan atau sistem imun tubuh
           -    Penurunan daya ingat
            -    Gangguan jantung
4. Kesehatan pencernaan
Kandungan serat yang ditemukan pada bisbul dapat membantu meningkatkan proses pencernaan, sehingga dapat mengurangi risiko sembelit dan masalah pencernaan lainnya. Dalam pengobatan tradisional Filipina, bisbul sering dipakai untuk menyembuhkan disentri dan diare.
5. Meningkatkan kesehatan pernapasan
Di Filipina, buah ini juga sering digunakan untuk meredakan batuk, sesak di dada, dan asma. Hal itu kemungkinan besar karena tingginya kandungan vitamin dan mineral pada bisbul, yang juga berkontribusi terhadap peningkatan sistem kekebalan tubuh.
6. Sistem kekebalan tubuh
Buah bisbul kaya akan vitamin C dan vitamin A, yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan bertindak sebagai antioksidan. Antioksidan dapat melawan radikal bebas yang dapat bermutasi atau membunuh sel-sel sehat di tubuh. Kedua vitamin itu juga dapat mencegah penuaan dini, merangsang pertumbuhan, dan meningkatkan kesehatan kulit.
7. Baik untuk memperbaiki sel tubuh yang rusak
Protein yang terkandung di dalam buah mentega juga memiliki manfaat yang baik untuk pertumbuhan sel-sel di dalam tubuh. Manfaat protein yang penting dalam melakukan regenarasi dan juga memperbagi sel-sel tubuh yang mengalami kerusakan

8. Kesehatan pencernaan
Kandungan serat yang ditemukan pada bisbul bisa membantu meningkatkan sistem pencernaan, hingga bisa kurangi resiko sembelit serta permasalahan pencernaan yang lain. Dalam penyembuhan tradisional Filipina, bisbul sering digunakan untuk mengobati disentri dan diare.


No comments:

Post a Comment