Tuesday, 26 January 2016

Jambu Mede atau Jambu Mente

Pengenalan dan Asal Usul Jambu Mede / Jambu Mente / Jambu Monyet
Jambu monyet atau jambu mede (Anacardium occidentale) adalah sejenis tanaman
dari suku Anacardiaceae yang berasal dari Brasil dan memiliki "buah" yang dapat dimakan. Yang lebih terkenal dari jambu mede adalah kacang mede, kacang mete ataukacang mente; bijinya yang biasa dikeringkan dan digoreng untuk dijadikan berbagai macam penganan. Secara botani, tumbuhan ini sama sekali bukan anggota jambu-jambuan (Myrtaceae) maupun kacang-kacangan (Fabaceae), melainkan malah lebih dekat kekerabatannya dengan mangga (suku Anacardiaceae). Tanaman ini dibawa oleh pelaut Portugis ke India 425 tahun yg lalu, kemudian menyebar ke daerah tropis & subtropis lainnya seperti Bahana, Senegal, Kenya, Madagaskar, Mozambik, Srilangka, Thailand, Malaysia, Filipina, & Indonesia.  Di antara sekian banyak negara produsen, Brasil, Kenya, & India merupakan negara pemasok utama jambu mete dunia. Dikenal juga dengan berbagai nama seperti jambu mèdè (Sd.); jambu mété atau jambu ménté (Jw.); jhambu monyèt (Md.); jambu dwipa, jambu jipang, nyambu monyèt (Bl.); nyambuk nyĕbèt (Sas.); jambu érang, jambu monyé (Mink.); jambu dipa (Banj.); buwah monyet (Timor); buwah yaki (Manado); buwa yakis, wo yakis (Sulut); buwa yaki (TernateTidore); buwa jakis (Galela); jambu daré, jambu masong (Mak.); jampu sèrĕng, jampu tapĕsi (Bug.); dan lain-lain.
Dalam bahasa Inggris dinamakan cashew (tree), yang diturunkan dari perkataan Portugis untuk menamai buahnya, caju, yang sebetulnya juga merupakan pinjaman dari nama dalam bahasa Tupi, acajú. Sementara nama marganya (Anacardium) merujuk pada bentuk buah semunya yang seperti jantung terbalik.

Manfaat Jambu Mede / Jambu Mente / Jambu Monyet
1. Menyehatkan mata
Vitamin A pada buah jambu monyet bertindak dalam pembentukan indra pandangan untuk manusia. Vitamin ini bakal menolong mengkonversi tanda molekul dari cahaya yang di terima oleh retina untuk jadi satu proyeksi gambar di otak kita. Senyawa yang bertindak paling utama dalam hal semacam ini yaitu retinol. Bersama dengan rodopsin, senyawa retinol bakal membuat kompleks pigmen yang peka pada sinar untuk mentransmisikan tanda sinar ke otak. Teratur konsumsi jambu monyet bakal menolong untuk menyehatkan organ pandangan.

2. Mencegah radikal bebas
Pada buah jambu monyet ada senyawa beta karoten, salah satu bentuk vitamin A yang disebut senyawa dengan kesibukan antioksidan yang dapat mencegah radikal bebas. Senyawa radikal bebas ini banyak datang dari reaksi oksidasi di dalam badan ataupun dari polusi dilingkungan yang masuk kedalam badan.

3. Menangani anemia
Buah jambu monyet memiliki kandungan zat besi yang sangatlah berguna untuk menghindar anemia. Konsumsi jambu monyet dengan cara teratur dapat untuk menangani anemia. Zat besi mempunyai manfaat yang sangatlah utama, yakni untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan serta mengangkut electron di dalam sistem pembentukan daya di dalam sel.

4. Menurunkan risiko serangan jantung
Vitamin C pada buah jambu monyet mampu menghilangkan aterosklerosis di dalam jantung. Aterosklerosis adalah suatu kondisi dimana arteri jantung menebal sehingga meningkatkan serangan jantung sebab darah menjadi tidak lancar. Mengkonsumsi buah jambu monyet dapat menyehatkan jantung kita.

5. Mengatasi asma
Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang yang menderita asma biasanya memiliki jumlah vitamin C yang kurang di dalam tubuh mereka. Oleh sebab itu mengkonsumsi buah jambu monyet setiap hari mampu mengurangi sesak napas.

6. Melawan kanker
Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa vitamin C mampu melawan kanker dalam beberapa tahap. Tidak hanya itu, vitamin C pada buah jambu monyet juga dapat meminimalisir efek kemoterapi seperti mual.

Efek Samping Jambu Mede / Jambu Mente / Jambu Monyet
Meskipun pada dasarnya kacang mede jarang sekali menimbulkan dampak alergi bagi konsumennya, namun bagian biji dari tanaman jambu monyet terbungkus oleh cangkang yang menghasilkan getah yang mengandung zat urushiol serta senyawa fenolik yang dapat menimbulkan dampak iritasi pada kulit manusia. Namun demikian, kondisi tersebut merupakan suatu kondisi hipersensitive yang umum terjadi pada beberapa orang, terutama pada anak-anak. Gejala yang mungkin ditimbulkan antara lain adalah gatal-gatal, dan apabila kondisi alergi menjadi parah dapat mengakibatkan penderita kesulitan bernafas, timbulnya rasa nyeri di bagian perut, muntah, serta timbulnya diare.

No comments:

Post a Comment