Sejarah Apel
Pusat
keragaman genus Malus adalah
di Turki timur.
Pohon apel mungkin merupakan tumbuhan awal yang menjadi tanaman pertanian
buah-buahannya diperbaiki melalui proses seleksi selama ribuan tahun. Iskandar Agung dihargai
karena menemukan tumbuhan apel
kerdil di Asia Kecil pada
tahun 300 SM. Apel
musim dingin, yang dipetik pada akhir musim gugur dan disimpan dalam
suhu yang sedikit melebihi titik beku, telah menjadi makanan penting di Asia dan Eropa selama
ribuan tahun, dan juga di Argentina
dan Amerika
Serikat sejak kedatangan bangsa Eropa.
Apel
dibawa masuk ke Amerika
Utara bersama kolonis pada abad ke-17. Pada abad ke-20,
proyek irigasi di negeri Washington dilancarkan untuk memacu pembangunan
industri buah bernilai ribuan jutaan dolar, yang dipelopori oleh spesies apel. Hingga
abad ke-20, petani menyimpan apel dalam bilik-bilik antibeku pada musim dingin untuk
mereka jual sendiri. Transportasi apel segar oleh kereta dan jalan yang terus
berkembang berhasil menghilangkan kebutuhan untuk penyimpanan.
Tanaman ini masuk ke Indonesia sekitar tahun 1930-an dibawa
oleh orang belanda bernama Kreben
kemudian menanamnya di daerah Nokojajar (Kabupaten Pasuruan). Pada tahun
1953, Bagian Perkebunan
Rakyat (sekarang : Lembaga Penelitian Hortikultura) mendatangkan
beberapa jenis apel dari luar negeri, termasuk Rome Beauty dan Princess Noble. Selanjutnya, sejak tahun
1960 tanaman apel sudah banyak ditanam di Batu untuk mengganti tanaman jeruk
yang mati diserang penyakit. Sejak saat itu tanaman apel terus berkembang
hingga sekarang di dataran tinggi Kota Batu, Poncokusumo
(Malang) dan Nongkojajar (Pasuruan) dan masa kejayaannya pada tahun sekitar
1970an. Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) saat ini
memiliki koleksi plasma
nutfah apel sekitar 70 varietas, dan diantaranya terdapat 10 varietas
apel harapan.
Manfaat Buah Apel
1. Menjaga
kesehatan jantung
Buah apel kaya akan nutrisi penting yang baik untuk tumbuh kembang jantung. Buah apel baik dikonsumsi untuk para penderita sakit jantung. Fakta dari alasan ini adalah karena dalam kandungan kulit apel terdapat senyawa bernama fenolik yang berguna untuk menjaga kesehatan jantung. Namun ingat sebelum Anda makan buah apel terlebih dahulu cuci buah apel hingga bersih dan pastikan tidak ada noda pada kulit apel.
Buah apel kaya akan nutrisi penting yang baik untuk tumbuh kembang jantung. Buah apel baik dikonsumsi untuk para penderita sakit jantung. Fakta dari alasan ini adalah karena dalam kandungan kulit apel terdapat senyawa bernama fenolik yang berguna untuk menjaga kesehatan jantung. Namun ingat sebelum Anda makan buah apel terlebih dahulu cuci buah apel hingga bersih dan pastikan tidak ada noda pada kulit apel.
2. Mencegah
Penyakit diabetes
Apel adalah buah yang rendah gula darah, apel tinggi serat yang mampu mencegah datangnya penyakit diabetes. Jadi buah apel sangat baik dikonsumsi bagi Anda yang terkana diabet maupun untuk Anda yang ingin mencegah datanganya penyakit diabetes.
Apel adalah buah yang rendah gula darah, apel tinggi serat yang mampu mencegah datangnya penyakit diabetes. Jadi buah apel sangat baik dikonsumsi bagi Anda yang terkana diabet maupun untuk Anda yang ingin mencegah datanganya penyakit diabetes.
3. Menjaga kesehatan
pencernaan
Buah apel sangat lembut dan mudah dicerna oleh organ dalam manusia, sehingga membuat buah apel sangat bermanfaat bagi pencernaan manusia. Oleh karena itu buah apel mampu mengurangi resiko terkenanya kanker seperti kanker prostat dan kanker usus besar hingga kanker paru-paru.
Buah apel sangat lembut dan mudah dicerna oleh organ dalam manusia, sehingga membuat buah apel sangat bermanfaat bagi pencernaan manusia. Oleh karena itu buah apel mampu mengurangi resiko terkenanya kanker seperti kanker prostat dan kanker usus besar hingga kanker paru-paru.
4. Baik untuk diet
Karena buah apel kaya serat dan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, buah ini sangat baik dikonsumsi untuk Anda yang berada dalam masa diet. Jadi buah apel tetap memberikan energi dan menjaga keseimbangan berat badan Anda.
Karena buah apel kaya serat dan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, buah ini sangat baik dikonsumsi untuk Anda yang berada dalam masa diet. Jadi buah apel tetap memberikan energi dan menjaga keseimbangan berat badan Anda.
5. Menjaga sistem imun
tubuh
Apel kaya akan antioksidan dan hal inilah yang dipercaya bahwa apel sangat baik untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Cara menikmati buah apel bisa dengan berbagai cara, namun sebelum apel dimakan, cuci terlebih dahulu dan ketika memasak jangan sampai merusak nutrisi dala buah apel, atau kata lainnya adalah jangan memasak hingga overcook.
Apel kaya akan antioksidan dan hal inilah yang dipercaya bahwa apel sangat baik untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Cara menikmati buah apel bisa dengan berbagai cara, namun sebelum apel dimakan, cuci terlebih dahulu dan ketika memasak jangan sampai merusak nutrisi dala buah apel, atau kata lainnya adalah jangan memasak hingga overcook.
6. Menjaga
kesehatan mata
Sehubungan buah apel kaya dengan kandungan vitamin A, maka buah apel sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Vitamin A adalah sumber zat gizi dan nutrisi bagi organ dalam mata agar tetap bekerja secara maksimal. Dengan mengkonsumsi buah apel, itu berarti Anda telah menjaga kesehatan mata dari penyakit katarak.
Sehubungan buah apel kaya dengan kandungan vitamin A, maka buah apel sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Vitamin A adalah sumber zat gizi dan nutrisi bagi organ dalam mata agar tetap bekerja secara maksimal. Dengan mengkonsumsi buah apel, itu berarti Anda telah menjaga kesehatan mata dari penyakit katarak.
7. Mencegah kanker
Buah apel memiliki zat bernama flavonoid yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari sel kanker. Zat inilah yang mampu memberikan proteksi tubuh manusia agar terhindar dari penyakit kanker yang mematikan.
Buah apel memiliki zat bernama flavonoid yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari sel kanker. Zat inilah yang mampu memberikan proteksi tubuh manusia agar terhindar dari penyakit kanker yang mematikan.
8. Melancarkan sistem
pencernaan
Selain bermanfaat untuk organ dalam pencernaan, buah apel juga mampu melancarkan buang air besar dan mengatasi sembelit.
Selain bermanfaat untuk organ dalam pencernaan, buah apel juga mampu melancarkan buang air besar dan mengatasi sembelit.
Kekurangan
buah apel
Pasti kita akan bertanya-tanya kenapa buah apel tidak baik bila dikomsumsi secara berlebihan? Ternyata buah apel mengandung gula yang sebanding dengan empat sedok teh gula pasir, serta mangandung zat asam yang mampu meningkatkan tingkat keasaman mulut. Ternyata, bukan hanya apel yang memiliki kandungan zat asam dan kadar gula yang dapat berbahaya bagi kesehatan gigi,. Oleh sebab itu, untuk mengurangi berbagai ancaman kerusakan gigi karena mengonsumsi buah, Dr. Glenys Jones dari Medical Research Council memberikan beberapa tips yang bermanfaat. Beliau mengatakan bahwa, “Meminum jus buah dengan sedotan merupakan salah satu cara melindungi gigi. Selain itu, biasakan menggosok gigi sebelum mengonsumsi buah untuk membuat benteng antara gigi dan makanan.” Dr.Glenys juga menyarankan agar kita mau minum segelas air putih setelah mengonsumsi buah apel guna menetralisir zat asam yang terkandung di dalamnya.
Pasti kita akan bertanya-tanya kenapa buah apel tidak baik bila dikomsumsi secara berlebihan? Ternyata buah apel mengandung gula yang sebanding dengan empat sedok teh gula pasir, serta mangandung zat asam yang mampu meningkatkan tingkat keasaman mulut. Ternyata, bukan hanya apel yang memiliki kandungan zat asam dan kadar gula yang dapat berbahaya bagi kesehatan gigi,. Oleh sebab itu, untuk mengurangi berbagai ancaman kerusakan gigi karena mengonsumsi buah, Dr. Glenys Jones dari Medical Research Council memberikan beberapa tips yang bermanfaat. Beliau mengatakan bahwa, “Meminum jus buah dengan sedotan merupakan salah satu cara melindungi gigi. Selain itu, biasakan menggosok gigi sebelum mengonsumsi buah untuk membuat benteng antara gigi dan makanan.” Dr.Glenys juga menyarankan agar kita mau minum segelas air putih setelah mengonsumsi buah apel guna menetralisir zat asam yang terkandung di dalamnya.
Buah
apel juga termasuk tanaman yang rentan terhadap penggunaan pestisida.
Beberapa Negara menghubungkan gangguan system hormone, kemunduran IQ pada anak, kerusakan system syaraf, dan kanker
dengan pestisida.
Apel sering dimakan
untuk mencegah masalah pencernaan, meskipun kadang-kadang mereka dapat
berkontribusi untuk sembelit. Jika Anda tidak minum cukup air, serat makanan
akan menyerap semua kelembaban di usus besar anda. Seperti buah lainnya, apel
mengandung fruktosa, dan banyaknya kandungan fruktosa dapat memberikan substrat
pada bakteri usus Anda untuk fermentasi, yang mengarah pada produksi gas,
kembung dan sakit perut. Apel adalah makanan sehat tambahan untuk diet, tapi
terlalu banyak dapat menyebabkan masalah pencernaan.
No comments:
Post a Comment