Manfaat Jengkol
1.
Mencegah Anemia
Jengkol juga kaya akan zat
besi di mana zat besi ini sangat berperan untuk mencegah dan mengatasi kurangnya produksi sel-sel darah merah dalam tubuh. Anda pastinya tahu bahwa bila tubuh kekurangan zat besi, produksi sel-sel darah merah akan berkurang. Akibatnya suplai oksigen dan zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh seluruh sel dalam tubuh juga akan berkurang.
besi di mana zat besi ini sangat berperan untuk mencegah dan mengatasi kurangnya produksi sel-sel darah merah dalam tubuh. Anda pastinya tahu bahwa bila tubuh kekurangan zat besi, produksi sel-sel darah merah akan berkurang. Akibatnya suplai oksigen dan zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh seluruh sel dalam tubuh juga akan berkurang.
Efek dari kurangnya suplai oksigen dan zat-zat
makanan pada sel akan menurunkan fungsi/ kinerja sel. Tak heran jika
seseorang mengalami kekurangan zat besi, ia akan terlihat lemas, mudah lelah,
dan tidak bersemangat. Nah, bagi anda para wanita, mengkonumsi jengkol
saat sedang menstruasi sangat dianjurkan agar tubuh anda tidak kekurangan zat
besi akibat banyaknya darah menstruasi yang keluar tubuh.
2.
Mencegah diabetes
Hebatnya lagi, jengkol dapat mencegah timbulnya
penyakit diabetes. Mengapa? Di dalam buah jengkol terdapat zat yang tidak
ditemukan pada bahan-bahan makanan lainnya. Zat tersebut dinamakan zat asam
jengkolat. Asam jengkolat ini berupa kristal-kristal yang tidak larut oleh air.
Karena sifat diuretic inilah jengkol sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi
oleh anda para penderita gangguan ginjal. Dikhawatirkan ginjal tidak akan mampu
menyaring asam jengkolat pada buah jengkol. Akibat ginjal tidak mampu menyaring
asam jengkolat adalah sulit berhentinya buang air kecil (anyang-anyangan).
3.
Jengkol dapat menstabilkan organ-organ penting dalam tubuh
Organ-organ penting dalam tubuh akan berfungsi
dengan baik dan stabil bila tubuh terpenuhi kebutuhan asam folat dan vitamin
B6. Berbeda situasinya jika tubuh kekurangan asam folat dan vitamin B6. Tak
heran jika ibu hamil juga disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan
asam folat demi perkembangan janinnya. Salah satu contoh makanan yang kaya akan
asam folat adalah jengkol. Namun sekali perlu diingat bahwa konsumsilah jengkol
secukupnya saja. Jangan terlalu berlebihan karena konsumsi jengkol yang
berlebihan akan kurang baik efeknya untuk organ ginjal.
4.
Zat Antioksidan bermanfaat menjaga kesehatan jantung
Seperti yang sudah disebutkan di atas, jengkol
mengandung zat antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Demikian
juga dengan kesehatan jantung. Toksin atau racun dalam tubuh akan sulit masuk ke
dalam tubuh, khususnya jantung, berkat perlindungan yang diberikan oleh zat
antioksidan ini. Segala sesuatu yang menghambat aliran darah dalam pembuluh
darah juga akan hilang oleh zat yang terkandung pada jengkol. Aliran darah pun
akan menjadi lebih lancar dan jantung pun akan berfungsi dengan baik dan
optimal.
Semoga informasi seputar manfaat jengkol bagi
kesehatan ini bermanfaat untuk anda para pembaca. Pastikan anda menjaga
kesehatan tubuh anda dengan cara memperhatikan asupan nutrisi anda serta berolahraga
secara teratur. Selektiflah dalam mengkonsumsi makanans. Meski jengkol identik
sebagai makanan biasa, ternyata memiliki manfaat yang luar biasa bagi
kesehatan.
5.
Menurunkan risiko kanker dan penyakit hati
Makan buah petai ternyata dapat menangkal radikal
bebas yang merusak jaringan tubuh. Tentunya anda sering mendengar istilah ini,
radikal bebas seperti superoksida anion, hidrogen peroksida, dan hidroksil.
Radikal bebas bisa ditimbulkan oleh paparan sinar UV matahari, debu yang
beterbangan, serta makanan yang digoreng atau dipanggang. Radikal bebas
memiliki dampak kesehatan yang sangat buruk, seperti kerusakan organ hati dan
ginjal. Bahkan radikal bebas dapat memicu timbulnya kanker. Buah petai
mengandung antioksidan yang membuat tubuh lebih kuat terhadap gangguan radikal
bebas.
6. Menghilangkan stres dan depresi
Jika anda sering marah akibat stres ataupun suasana hati yang buruk, cobalah makan buah petai. Depresi biasanya menyebabkan gelisah, khawatir, murung, dan perubahan emosi. Siapa sangka di balik bau tak sedap yang ditimbulkan oleh petai mengandung zat tryptophan. Zat ini merupakan sejenis protein yang dapat diubah oleh tubuh menjadi hormon serotonin. Hormon ini dapat memperbaiki suasana hati sehingga lebih tenang, santai dan senang.
Efek Samping Jengkol
1. Bau MenusukPenyebab bau itu sebenarnya adalah asam-asam amino yang terkandung di dalam biji jengkol. Asam amino itu didominasi oleh asam amino yang mengandung unsur Sulfur (S). Ketika terdegradasi atau terpecah-pecah menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu akan menghasilkan berbagai komponen flavor yang sangat bau, karena pengaruh sulfur tersebut. Salah satu gas yang terbentuk dengan unsur itu adalah gas H2S yang terkenal sangat bau.
2. Asam Jengkolat
Asam jengkolat merupakan salah satu komponen yang terdapat pada biji jengkol. Strukturnya mirip dengan asam amino (pembentuk protein), tetapi tidak dapat dicerna. Oleh karena itu tidak dapat memberikan manfaat apa-apa pada tubuh. Bahkan pada berbagai buku kimia pangan, asam jengkolat dianggap sebagai salah satu racun yang dapat mengganggu tubuh manusia.
No comments:
Post a Comment