Sejarah
Asam
Asam jawa termasuk tumbuhan tropis.
Asal-usulnya
diperkirakan dari savana Afrika timur di mana jenis liarnya ditemukan, salah satunya di Sudan. Semenjak ribuan tahun, tanaman ini telah menjelajah ke Asia tropis, dan kemudian juga ke Karibia dan Amerika Latin. Di banyak tempat yang bersesuaian, termasuk di Indonesia, tanaman ini sebagian meliar seperti di hutan-hutan luruh daun dan savana.
diperkirakan dari savana Afrika timur di mana jenis liarnya ditemukan, salah satunya di Sudan. Semenjak ribuan tahun, tanaman ini telah menjelajah ke Asia tropis, dan kemudian juga ke Karibia dan Amerika Latin. Di banyak tempat yang bersesuaian, termasuk di Indonesia, tanaman ini sebagian meliar seperti di hutan-hutan luruh daun dan savana.
Pohon asam dapat tumbuh baik hingga ketinggian
sekitar 1.000 m (kadang-kadang hingga 1.500 m) dpl, pada tanah berpasir atau
tanah liat, khususnya di wilayah yang musim keringnya jelas dan cukup panjang.
Manfaat
1. Asam membantu sistem saraf bekerja dengan baik.
(Thiamin – 29%)
Apakah Anda sering merasa kesemutan? Atau mungkin
otot Anda terasa lemah? Anda mungkin kekurangan thiamin, vitamin B yang
berperan besar pada fungsi tubuh termasuk aktifitas saraf dan otot.
2. Asam menjaga tulang tetap kuat (Magnesium – 23%)
Dengan mengkonsumsi asam, Anda menambah asuapan
alami magnesium. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi
potasium dan magnesium yang tinggi memiliki kepadatan tulang yang lebih baik
dari pada yang tidak.
3. Asam membantu mencegah sembelit (Serat – 20%)
Asam juga berada di jajaran buah yang mengandung
serat terbanyak. Serat membantu mengatasi sembelit.
4. Asam membantu mengontrol tekanan darah (Potasium
– 18%)
Setiap 100 gram asam mengandung potasium 2 kali
lipat dari yang terdapat pada pisang. Potasium membantu mengontrol tekanan
darah dengan mengontrol pengaruh sodium pada tubuh.
5. Asam
membantu mencegah anemia (Besi – 16%)
Dengan kandungan besi yang tinggi, mengkonsumsi asam
bisa membantu Anda memerangi penyakit anemia.
6. Asam membantu mengontrol level kolesterol (Niasin
– 10%)
Selain thiamin, asam adalah sumber niasin yang baik.
Niasin bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar
kolesterol yang baik di dalam tubuh.
7. Asam membantu memproduksi energi (Riboflavin –
9%) Anda merasa sedikit lelah? Cobalah menikmati rasa manis dan asam dari buah
asam. Kandungan riboflavin akan membantu melepaskan energi dari karbohidrat.
8. Membantu proses pembekuan darah pada luka
(Kalsium – 7%)
Asam adalah buah yang kaya kalsium. Kalsium (dengan
bantuan vitamin K) punya peranan besar dalam proses pembekuan darah pada luka.
9. Membantu kesehatan gigi dan gusi (Vitamin C – 6%)
Gigi yang tanggal atau gusi berdarah bisa merupakan
tanda kekurangan vitamin C pada tubuh kita. Asam mengandung sejumlah vitamin C
yang cukup.
10. Mempertinggi daya tahan tubuh (Protein – 6%)
Jarang buah atau sayur mengandung protein. Diantara
semua buah dan sayur, asam adalah sumber protein yang paling tinggi. Protein
bisa memroduksi antibodi yang membantu membasmi virus dan bakteri
1. Meningkatkan pendarahan dengan obat tertentu
Asam jawa dapat meningkatkan risiko perdarahan dan menjadi sangat berbahaya jika dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, seperti:
Aspirin
Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs atau NSAIDs (ibuprofen, naproxen, dll.)
Pengencer darah atau anticoagulants (heparin, warfarin, dll.)
Obat anti-platelet (clopidogrel, dll)
Jadi jangan mengkonsumsi asam jawa dengan jenis obat diatas.
2. Menyebabkan hipoglikemia
Asupan buah asam dalam jumlah besar secar reguler dapat menyebabkan penurunan kadar glukosa, sehingga terjadi hipoglikemia. Menurut para ahli, kecukupan asupan asam adalah 10 gram per hari yang berarti hanya 0,8% dari asupan makanan biasa. Konsumsi lebih dari jumlah ini dapat menyebabkan kekurangan glukosa dalam tubuh kita.
3. Bisa menyebabkan reaksi alergi
Alergi atau hipersensitivitas adalah salah satu efek samping yang paling umum dari buah asam. Beberapa orang akan mengalami gejala seperti ruam, gatal-gatal, peradangan, pingsan, muntah, sesak napas, dll dengan mengkonsumsi buah ini.
4. Bisa merusak enamel gigi
Buah asam sangat asam secara alami. Jika Anda makan asam dalam jumlah berlebihan, enamel gigi Anda cenderung terkorosi oleh komponen asamnya. Ingat, terlalu banyak asam sangat buruk bagi kesehatan serta untuk tampilan gigi Anda.
5. Menyebabkan batu empedu
Sebuah studi observasional yang dilakukan oleh beberapa ilmuwan India telah membuktikan bahwa sering mengkonsumsi sejumlah besar buah asam dapat menyebabkan pembentukan batu pada kandung empedu. Hal ini dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, termasuk penyakit kuning, demam akut, kram perut, mual, muntah, masalah pencernaan, masalah hati, dan sebagainya.
6. Menyebabkan asam refluks
Seperti dikatakan sebelumnya, asam merupakan elemen makanan asam. Ketika kita makan, kadar asam naik dalam saluran pencernaan kita, terutama perut . Jadi, jika Anda sudah menderita masalah pencernaan seperti penyakit gastroesophageal reflux (GERD) atau 'refluks asam', Anda harus menghindari buah asam ini.
7. Menghasilkan efek laksatif
Pulp atau ekstrak asam terkenal karena kualitas pencahar nya. Tapi jika Anda sudah menggunakan produk pencahar lainnya, pastikan bahwa Anda tidak mengkonsumsi buah asam ini.
No comments:
Post a Comment