Monday, 18 January 2016

Bengkuang

Sejarah
Menurut sejarahnya, tanaman bengkuang berasal dari daerah Amerika
Tengah dan Selatan, khususnya daerah Meksiko. Awalnya tanaman bengkuang dianggap sebagai obat-obatan oleh suku Az-tec terutama karena manfaat bijinya. Selanjutnya oleh bangsa spanyol, bengkuang disebarkan ke daerah Filipina. Kedatangan Spanyol ke Asian pada abad ke-17 tersebut mempunyai andil besar dalam menyebarkan tanaman bengkuang hingga ke seluruh negara Asia dan Pasifik. Tanaman masuk ke Indonesia dari Manila melalui Ambon. Berwaal dari Ambon, bengkuang kemudian dibudidayakan ke seluruh pelosok negeri ini. Sentra produksi bengkuang saat ini adalah Jawa, Madura dan di beberapa daerah lain terutama di dataran rendah. Dalam praktik budidaya, tanaman bengkuang sering di tanam di sela-sela tanaman lada. Hal ini dikarenakan akar tanaman bengkuang memiliki kemampuan untuk bersimbiosis dengan Rhizobium yang dapat menambat nitrogen dan udara. Dengan kondisi berbagai iklim khususnya tropis basah, bengkuang dapat beradaptasi dan tumbuh dengan baik. Keberadaan tanaman bengkuang yang dapat memfiksasi nitrogen membuat suplai nitrogen bagi tanaman lada tercukupi, sehinggatidak perlu penambahan unsur nitrogendari luar (berupa pupuk urea).

Manfaat
11.   Mineral dan Vitamin C
Umbi merupakan bagian yang dikonsumsi dari tanaman bengkuang. Bagian dalam umbi mengandung gula, pati dan oligosakarida yang dikenal dengan nama inulin. Uniknya, inulin tidak dapat segera diasup oleh tubuh sebagai sumber gula, tetapi perlu proses pemecahan lebih lanjut oleh enzim inulinase. Sifat inulin ini sangat berguna untuk aplikasi produk bagi penderita diabetes melitus maupun yang sedang berdiet rendah kalori. Umbi bengkuang sering dikonsumsi karena dinggap memberi efek segar. Efek ini muncul karena kandungan air pada umbi yamg cukup tinggi, yaitu sekitar 86 hingga 90 persen. Kadar airyanng tinggi dapat menggantikan cairan tubuh, sehingga kita mersa segar. Selain itu, bengkuang juga mengandung mineral tinggi. Mineral yang terkandung dalam bengkuang yang paling dominan adalah fosfor, zat besi serta kalsium. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi (20 mg/100g), memungkinkan bengkuang digunakn sebagai sumber antioksidan yang potensialuntuk menangkal serangan radikal bebas penyebab kanker dan penyakit degenaritif.
22.  Sebagai Obat Luar Dalam
Hippocrates seorang filsuf yunani kuno pernah menyatakan let food be your medicine (gunakanlah makanan sebagai obatmu). Salah satu bahan pangan yang dapat digunakan sebagai obat adalah bengkuang. Banyaknya khasiat dalam bengkuangtidak hanya enak dinikmati sebagai bahan pangan, tetapi juga bermanfaat sebagai obat. Komposisi kimia yang sedemikan rupa memungkinkan umbi bengkuang untuk digunakan sebagai obat, baik obat luar maupun obat dalam. Sebgai obat luar, bengkuang terlebih dahulu harus dihaluskan dan ditempelkan di bagian-bagian tubuh tertentu. Untuk pengobatan dalam, bengkuang dapat mengatasi berbagai penyakit seperti diabetes, demam, eksim, sriawan da wasir. Selain umbi bagian tanaman lainnya yang dapat digunakan sebagai obat adalah akar, biji, dan tangkainya. Untuk pengidap diabetes, bengkuang dapat diparut, disaring kemudian diminum bagian cairannya dua kali sehari. Walaupun bengkuang memiliki famakologis sebagai obat untuk berbagai penyakit seperti demam, penyakit kulit, dan nyeri perut tumbuhan ini juga berbahaya karena mengandung racun di bagian biji dan daunnya. Penggunaan pada bagian biji dan daun perlu diwaspadai agar tidak terjadi keracunan.
33. Identik dengan Pemutih Kulit
Bengkuang tidak hanya digunakan pada bidang kesehatan dan pangan, bengkuang juga digunakan pada produk-produk kecantikan.bagian akar atau umbi bengkuang dimanfaatkan sebagai bedak dingin untuk perawatan wajah, sehingga wajah terlihat lebih segar, halus dan putih. Manfaatnya sebagai kosmetik, membuat bengkuang identik dengan efek pemutihan kulit. Bengkuang dalam bentuk ramuan masker dipercaya dapat menghaluskan, memutihkan serta menghilangkan flek atau noda hitam pada wajah.
44. Sebagai obat demam.
 Bengkuang yang mempunyai sifat kimiawi yang berkhasiat mendinginkan dapat digunakan untuk menurunkan demam. Bengkuang dapat dimakan secara langsung maupun dibuat dalam bentuk jus yang diminum pagi dan sore.
Demam terjadi karena adanya suatu mekanisme pertahanan tubuh (respon imun) terhadap zat asing (bibit penyakit yang telah dilemahkan) yang masuk ke dalam tubuh. Adanya benda asing tersebut akan merangsang sistem pertahanan tubuh, sehingga akan merangsang aktivitas sel imunitas (sel makrofag dan limfosit T) untuk memerangi zat asing tersebut dengan meningkatkan proteolisis yang menghasilkan asam amino yang berperan untuk pembentukan antibodi atau sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi resisten dan kuat menghadapi bibit penyakit. Namun efek sampingnya tubuh secara otomatis akan mengeluarkan pirogen (zat penyebab demam). Pirogen selanjutnya membawa pesan melalui reseptor dalam hipotalamus, sehingga terjadi reaksi penaikan suhu tubuh dengan cara menyempitkan pembuluh darah tepi dan menghambat sekresi kelanjar keringat. Akibatnya pengeluaran kalor menurun dan suhu tubuh jadi meningkat.
Bengkuang yang mempunyai sifat kimiawi yang berkhasiat mendinginkan dapat digunakan untuk menurunkan demam.
 
55. Mengatasi wasir.
Bengkoang bisa dijus dan diminum setiap bangun tidur saat pagi hari
Kandungan serat dalam bengkuang dapat membantu mengatasi wasir. Karena salah satu fungsi serat yaitu membantu memperlancar saluran pencernaan dan pengeluaran feses sehingga tidak sulit dan tidak menimbulkan rasa sakit serta mengurangi penekanan ketika mengeluarkannya. Dengan demikian dapat mengurangi rasa sakit penderita wasir.
66. Menurunkan Kadar Kolesterol Darah
Salah satu cara menurunkan kadar kolesterol dalam darah yaitu dengan cara melakukan pengaturan makanan dengan baik dan benar. Terapi jus bengkuang dapat dilakukan untuk menurunkan kolesterol dalam darah. Kandungan air dan serat dalam bengkuang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Selain serat dan kadar air yang tinggi, kandungan vitamin C dalam bengkuang yang berfungsi sebagai antioksidan juga dapat membantu dalam proses penurunan kadar kolesterol dalam darah.
77. Baik untuk Penderita Diabetes Mellitus
Disamping menggunakan obat dokter, bengkuang bisa digunakan untuk membantu mempertahankan kadar gula darah. Serat makanan yang terkandung dalam bengkuang berperan menurunkan kadar gula darah, karena akan diserap pencernaan secara perlahan dan tidak semua diubah menjadi glukosa. Untuk menjaga kadar gula darah tetap normal, bengkuang bisa dibuat jus atau diparut kemudian disaring dan diminum setiap pagi dan sore.
88. Sumber fitoestrogen Alami
Fitoestrogen sangat diperlukan oleh wanita untuk mempertahankan kualitas hidup mereka di usia tua. Ketika wanita memasuki masa menopause, maka tubuh tidak lagi memproduksi estrogen dalam jumlah yang cukup, sehingga akan mengalami kecenderungan  kemunduran fisik, termasuk kulit keriput lebih cepat dan tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Bengkuang adalah salah satu makanan yang mengandung estrogen, dan baik bagi wanita yang telah memasuki masa menopause. Dengan demikian keluhan yang umum pada masa menopause bisa dihindari, sehingga tubuh menjadi lebih segar dan lebih menarik .

No comments:

Post a Comment