Sejarah
Menurut sejarahnya,
tanaman bengkuang berasal dari daerah Amerika
Tengah dan Selatan, khususnya
daerah Meksiko. Awalnya tanaman bengkuang dianggap sebagai obat-obatan oleh
suku Az-tec terutama karena manfaat bijinya. Selanjutnya oleh bangsa spanyol,
bengkuang disebarkan ke daerah Filipina. Kedatangan Spanyol ke Asian pada abad
ke-17 tersebut mempunyai andil besar dalam menyebarkan tanaman bengkuang hingga
ke seluruh negara Asia dan Pasifik. Tanaman masuk ke Indonesia dari Manila
melalui Ambon. Berwaal dari Ambon, bengkuang kemudian dibudidayakan ke seluruh
pelosok negeri ini. Sentra produksi bengkuang saat ini adalah Jawa, Madura dan
di beberapa daerah lain terutama di dataran rendah. Dalam praktik budidaya,
tanaman bengkuang sering di tanam di sela-sela tanaman lada. Hal ini
dikarenakan akar tanaman bengkuang memiliki kemampuan untuk bersimbiosis
dengan Rhizobium yang dapat menambat nitrogen dan udara. Dengan
kondisi berbagai iklim khususnya tropis basah, bengkuang dapat beradaptasi dan
tumbuh dengan baik. Keberadaan tanaman bengkuang yang dapat memfiksasi nitrogen
membuat suplai nitrogen bagi tanaman lada tercukupi, sehinggatidak perlu
penambahan unsur nitrogendari luar (berupa pupuk urea).
Manfaat
11. Mineral dan Vitamin C
Umbi merupakan bagian yang
dikonsumsi dari tanaman bengkuang. Bagian dalam umbi mengandung gula, pati dan
oligosakarida yang dikenal dengan nama inulin. Uniknya, inulin tidak dapat
segera diasup oleh tubuh sebagai sumber gula, tetapi perlu proses pemecahan
lebih lanjut oleh enzim inulinase. Sifat inulin ini sangat berguna untuk
aplikasi produk bagi penderita diabetes melitus maupun yang sedang berdiet
rendah kalori. Umbi bengkuang sering dikonsumsi karena dinggap memberi efek
segar. Efek ini muncul karena kandungan air pada umbi yamg cukup tinggi, yaitu
sekitar 86 hingga 90 persen. Kadar airyanng tinggi dapat menggantikan cairan
tubuh, sehingga kita mersa segar. Selain itu, bengkuang juga mengandung mineral
tinggi. Mineral yang terkandung dalam bengkuang yang paling dominan adalah
fosfor, zat besi serta kalsium. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi (20
mg/100g), memungkinkan bengkuang digunakn sebagai sumber antioksidan yang
potensialuntuk menangkal serangan radikal bebas penyebab kanker dan penyakit
degenaritif.
22. Sebagai Obat Luar Dalam
Hippocrates seorang
filsuf yunani kuno pernah menyatakan let food be your
medicine (gunakanlah makanan sebagai obatmu). Salah satu bahan pangan yang
dapat digunakan sebagai obat adalah bengkuang. Banyaknya khasiat dalam
bengkuangtidak hanya enak dinikmati sebagai bahan pangan, tetapi juga
bermanfaat sebagai obat. Komposisi kimia yang sedemikan rupa memungkinkan umbi
bengkuang untuk digunakan sebagai obat, baik obat luar maupun obat dalam.
Sebgai obat luar, bengkuang terlebih dahulu harus dihaluskan dan ditempelkan di
bagian-bagian tubuh tertentu. Untuk pengobatan dalam, bengkuang dapat mengatasi
berbagai penyakit seperti diabetes, demam, eksim, sriawan da wasir. Selain umbi
bagian tanaman lainnya yang dapat digunakan sebagai obat adalah akar, biji, dan
tangkainya. Untuk pengidap diabetes, bengkuang dapat diparut, disaring kemudian
diminum bagian cairannya dua kali sehari. Walaupun bengkuang memiliki
famakologis sebagai obat untuk berbagai penyakit seperti demam, penyakit kulit,
dan nyeri perut tumbuhan ini juga berbahaya karena mengandung racun di bagian
biji dan daunnya. Penggunaan pada bagian biji dan daun perlu diwaspadai agar
tidak terjadi keracunan.
33. Identik dengan Pemutih Kulit
Bengkuang tidak hanya
digunakan pada bidang kesehatan dan pangan, bengkuang juga digunakan pada
produk-produk kecantikan.bagian akar atau umbi bengkuang dimanfaatkan sebagai
bedak dingin untuk perawatan wajah, sehingga wajah terlihat lebih segar, halus
dan putih. Manfaatnya sebagai kosmetik, membuat bengkuang identik dengan efek
pemutihan kulit. Bengkuang dalam bentuk ramuan masker dipercaya dapat
menghaluskan, memutihkan serta menghilangkan flek atau noda hitam pada wajah.
44. Sebagai obat demam.
Bengkuang yang mempunyai sifat kimiawi yang
berkhasiat mendinginkan dapat digunakan untuk menurunkan demam. Bengkuang dapat
dimakan secara langsung maupun dibuat dalam bentuk jus yang diminum pagi dan
sore.
Demam terjadi karena
adanya suatu mekanisme pertahanan tubuh (respon imun) terhadap zat asing (bibit
penyakit yang telah dilemahkan) yang masuk ke dalam tubuh. Adanya benda asing
tersebut akan merangsang sistem pertahanan tubuh, sehingga akan merangsang
aktivitas sel imunitas (sel makrofag dan limfosit T) untuk memerangi zat asing
tersebut dengan meningkatkan proteolisis yang menghasilkan asam amino yang
berperan untuk pembentukan antibodi atau sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh
menjadi resisten dan kuat menghadapi bibit penyakit. Namun efek sampingnya
tubuh secara otomatis akan mengeluarkan pirogen (zat penyebab demam). Pirogen selanjutnya
membawa pesan melalui reseptor dalam hipotalamus, sehingga terjadi reaksi
penaikan suhu tubuh dengan cara menyempitkan pembuluh darah tepi dan menghambat
sekresi kelanjar keringat. Akibatnya pengeluaran kalor menurun dan suhu tubuh
jadi meningkat.
Bengkuang yang mempunyai sifat kimiawi yang berkhasiat mendinginkan dapat digunakan untuk menurunkan demam.
Bengkuang yang mempunyai sifat kimiawi yang berkhasiat mendinginkan dapat digunakan untuk menurunkan demam.
55. Mengatasi
wasir.
Bengkoang bisa dijus
dan diminum setiap bangun tidur saat pagi hari
Kandungan serat dalam
bengkuang dapat membantu mengatasi wasir. Karena salah satu fungsi serat yaitu
membantu memperlancar saluran pencernaan dan pengeluaran feses sehingga tidak
sulit dan tidak menimbulkan rasa sakit serta mengurangi penekanan ketika
mengeluarkannya. Dengan demikian dapat mengurangi rasa sakit penderita wasir.
66. Menurunkan
Kadar Kolesterol Darah
Salah satu cara
menurunkan kadar kolesterol dalam darah yaitu dengan cara melakukan pengaturan
makanan dengan baik dan benar. Terapi jus bengkuang dapat dilakukan untuk
menurunkan kolesterol dalam darah. Kandungan air dan serat dalam bengkuang
dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Selain serat dan kadar
air yang tinggi, kandungan vitamin C dalam bengkuang yang berfungsi sebagai
antioksidan juga dapat membantu dalam proses penurunan kadar kolesterol dalam
darah.
77. Baik
untuk Penderita Diabetes Mellitus
Disamping menggunakan obat dokter, bengkuang bisa
digunakan untuk membantu mempertahankan kadar gula darah. Serat makanan yang
terkandung dalam bengkuang berperan menurunkan kadar gula darah, karena akan
diserap pencernaan secara perlahan dan tidak semua diubah menjadi glukosa.
Untuk menjaga kadar gula darah tetap normal, bengkuang bisa dibuat jus atau
diparut kemudian disaring dan diminum setiap pagi dan sore.
88. Sumber
fitoestrogen Alami
Fitoestrogen sangat
diperlukan oleh wanita untuk mempertahankan kualitas hidup mereka di usia tua.
Ketika wanita memasuki masa menopause, maka tubuh tidak lagi memproduksi
estrogen dalam jumlah yang cukup, sehingga akan mengalami kecenderungan
kemunduran fisik, termasuk kulit keriput lebih cepat dan tulang menjadi rapuh
dan mudah patah. Bengkuang adalah salah satu makanan yang mengandung estrogen,
dan baik bagi wanita yang telah memasuki masa menopause. Dengan demikian
keluhan yang umum pada masa menopause bisa dihindari, sehingga tubuh menjadi
lebih segar dan lebih menarik .
No comments:
Post a Comment