Thursday, 21 January 2016

Cempedak

Pengenalan Cempedak
Menurut asal usulnya, Cempedak (Artocarpus champeden Spreng) merupakan tanaman asli
Indonesia. Saat ini penyebaran sudah merambah sampai Malaysia dan Papua Nugini. Di Indonesia, cempedak tersebut di daerah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Jawa. Cempedak telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia. Tanaman ini sering dijumpai di kebun atau pekarangan rumah penduduk dan dibiarkan saja tanpa perawatan. Walaupun demikian tetap menghasilkan buah .
Cempedak berkemungkinan besar berasal dari negara-negara di Asia Tenggara. Ia didapati hidup dengan baik di Malaysia, Thailand dan Singapura.
Buah cempedak merupakan tanaman tahunan yang berbentuk pohon tinggi, tingginya dapat mencapai 15-25 meter. Sekilas, sosoknya tak berbeda dengan tanaman nangka, namun jika diamati, banyak hal yang dapat membedakan kedauanya. Pada umumnya pohon cempedak terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan pohon nangka, sosoknya pun nampak lebih lurus. Percabangan pada batangnya relatif lebat bila dibandingkan perbatangan batang nangka.
Meskipun orang telah mengenal nangka daripada cempedak, namun cempedak mempunyai keistimewaan. Rasa buahnya sangat manis dan legit. Aromanya pun sangat wangi dan khas, yaitu merupakan campuran aroma durian, kemang, dan nangka.
Daun cempedak merupakan daun tunggal. Teksturnya lebih lemas bila dibandingkan dan nangka. Warnanya hijau tua, bila diraba pada kedua permukaan daunnya terasa kasar karena ditumbuhi bulu-bulu. Daun muda atau yang masih kuncup diselubungi stipula yang berwarna coklat. Sedangkan pada daun yang sudah tua, stipula tersebut akan gugur.


Manfaat Cempedak
11.      Menyehatkan mata
Siapa yang tidak ingin memiliki mata yang sehat? Buah Cempedak mengandung Vitamin A yang berarti membantu menambah kesehatan pada mata kita. Ada banyak buah dan sayur yang mengandung Vitamin A tetapi buah Cempedak menjadi salah satu buah yang manis dan nikmat untuk dikonsumsi sebagai pemasok Vitamin A dalam tubuh.
22.      Merendahkan cholesterol pada darah
Lainnya baik untuk mata kita, buah cempedak juga mempunyai manfaat yang lain sebagaimana baik untuk turunkan kandungan cholesterol di dalam badan kita. Selain kandungan Vitamin A ada juga kandungan Vitamin C yang sangatlah baik untuk mengudir cholesterol jahat pada badan supaya tak mengalir dalam darah serta bisa menolong cholesterol baik untuk mengalir dengan lancar.
33.      Meredakan malaria
Bioflavanodi dan kandungan enzim juga berbagai vitamin dalam buah Cempedak juga dikatakan dapat membantu penderita malaria untuk sembuh. Makanlah dalam bentuk mentah atau tidak diolah. Atau bisa dikatakan makanlah buah Cempedak alami.
44.      Mengusir parasit
Di dalam tubuh kita dapat berkeliaran banyak parasit yang dapat menganggu kerja organ tubuh. Selain itu parasit – parasit tersebut juga dapat menimbulkan penyakit yang tidak terduga, Buah Cempedak memiliki manfaat untuk mengusir parasit – parasit yang tidak dibutuhkan oleh tubuh kita tersebut.
55.      Mengobati panas dalam
Dengan kandungan vitamin c dalam buah ini ternyata mampu mengatasi panas dalam yang diakaibatkan dengan kekurangan vitamin c sehingga tidak dapat mengobati penyakit panas dalam ini . Sebaiknya mengonsumsi buah ini kareana kaya kandungan vitamin sangat lah berfunis membantau panas dalam dan sariawan .
66.      Sebagai bahan makanan
Secara umumnya buah ini memilki rasa dan juga daging buah yag sangat lah manis sehingga banyak masayarakat mengunakan buah ini menjadi olahan masakan yang sangat lah enak yaitu dengan cara mengoreng cempedak dan menambahkan dengan tepung dan lakukan pengorengan sampai matang maka anda kan menikmati rasa buah ini .
77.      Kulit Lebih Awet Muda
Manfaat buah cempedak yang pertama adalah dapat membuat kulit lebih awet muda. Kandungan vitamin C yang terdapat pada buah cempedak lebih banyak daripada buah nangka, Vitamin C dan A dapat menjaga kesehatan kulit dan warna kulit menjadi lebih merata. Vitamin C yang dapat memancing produksi kolagen yang dapat menjaga elestisitas kulit dan terhindar dari kerutan.
88.      Memberikan asupan air
Buah ini merupakan salah satu buah yang mengandung banyak sekali air. Oleh karena itu mengkonsumsi buah ini secara rutin akan membantu tercukupi kebutuhan air di dalam tubuh anda. Seperti yang telah diketahui bahwa sebagian besar tubuh manusia tersusun oleh air sehingga manusia membutuhkan senyawa tersebut untuk dapat bertahan hidup.





Efek Samping Cempedak
11.      Buah cempedak dapat membuat perut menjadi kembung
Bahaya pertama dari buah cempedak bagi ibu hamil adalah dapat membuat perut menjadi mual dan juga kembung. Sifat alami cempedak yang panas, sama seperti bahaya buah nangka untuk ibu hamil dapat memicu terjadinya rasa mual dan juga kembung. Hal ini dapat memicu sang ibu menjadi sring mengalami muntah-muntah, dan malah akan menambah rasa sakit pada bagian perut sang ibu hamil
22.      Buah cempedak dapat meningkatkan asam lambung
Masih sama seperti buah nangka, buah cempedak dapat meningkatkan kadar asam lambung di dalam tubuh ibu hamil. Dengan meningkatkan kadar asam lambung, tidak hanya perut menjadi mual-mual, namun juga perut akan terasa sangat panas dan juga perih. Kondisi ini tentu saja sangat berbahaya, tidak hanya bagi sang ibu, namun juga bagi sang janin yang sangat rentan.
33.      Suhu janin dapat meningkat
Ini merupakan salah satu bahaya buah cimpedak bagi ibu hamil yang ditimbulkan dari kondisi meningkatnya asam lambung. Dengan meningkatnya kadar asam lambung, maka suhu pada bagian perut yang berdekatan dengan rahim akan menjadi sangat panas. Hal ini tentunya sangat berdampak pada janin, dimana suhu dari si janin akan ikut menjadi panas dan tidak normal.
44.      Memperbesar resiko terjadinya kontraksi dini yang menyebabkan keguguran
Bahaya yang paling buruk terjadi ketika ibu hamil mengkonsumsi cempedak adalah dapat menimbulkan kontraksi dini. Dengan munculnya kontraksi dini, maka hal ini dapat memicu dua hal, yaitu keguguran apabila usia janin masih terlalu muda. Dan juga menyebabkan kelahiran premature yang tentunya akan sangat berdampak kurang baik bagi kehidupan si bayi selanjutnya.

No comments:

Post a Comment