Pengenalan Ciplukan / Ceplukan
Ceplukan atau ciplukan yang dalam bahasa latin
disebut sebagai Physalis angulata merupakan
salah satu tumbuhan herbal yang hidup semusim dan mempunyai tinggi sekitar 1 meter saja. Ceplukan atau ciplukan (Physalis angulata) yang mempunyai buah khas yang tertutup oleh pembesaran kelopak bunga ini kaya akan berbagai manfaat terutama sebagai tanaman herbal (obat-obatan).
salah satu tumbuhan herbal yang hidup semusim dan mempunyai tinggi sekitar 1 meter saja. Ceplukan atau ciplukan (Physalis angulata) yang mempunyai buah khas yang tertutup oleh pembesaran kelopak bunga ini kaya akan berbagai manfaat terutama sebagai tanaman herbal (obat-obatan).
Ceplukan atau ciplukan dikenal dengan berbagai nama
daerah (lokal) seperti keceplokan, ciciplukan (Jawa), nyornyoran,
yoryoran, (Madura), cecendet, cecendetan, cecenetan (Sunda), kopok-kopokan,
kaceplokan, angket (Bali), leletep (sebagian Sumatra), leletokan (Minahasa),
Kenampok, dedes (Sasak), lapunonat (Tanimbar, Seram), daun kopo-kopi, daun
loto-loto, padang rase, dagameme, angket, dededes, daun boba, dan
lain-lain.
Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai cutleaf
groundcherry, wild tomato, camapu, danwinter cherry. Sedangkan dalam
bahasa ilmiah (latin) disebut sebagai Physalis angulatayang bersinonim
dengan Physalis minima dan Physalis peruviana.
Diskripsi Ceplukan. Ceplukan merupakan tanaman
semusim yang mempunyai tinggi sekitar 1 meter. Batang ciplukan berongga dan
bersegi tajam.
Manfaat
Ceplukan / Ciplukan
11. Kemampuan
dalam Melawan Kanker
Steroid alami yang di temukan dalam buah ceplukan
dapat digunakan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan beberapa studi kanker
menunjukkan ramuan dari buah Ceplukan mampu membunuh berbagai jenis sel ganas in
vitro. Dalam sebuah penelitian, ceplukan menunjukkan sitotoksisitas yang kuat
terhadap sel-sel kanker ginjal, sedangkan ekstrak tanaman ini juga ditemuka
dapat mengurangi ukuran tumor kanker pada tikus dengan leukemia lymophccytic.
Pada tahun 2001, zat kimia baru dalam ceplukan
diisolasi di university of houston. Kimia ini ditemukan menjadi racun terhadap
kanker nasofaring, kanker paru-paru dan leukemia pada tikus. Penelitian
tambahan di rusia dan china menunjukkan tindakan tegas tergadap blastogenesis,
proses dalam tubuh yang dipicu oleh leukemia, dan sementara meningkatkan fungsi
kekebalan tubuh. Diyakini bahwa bahan kimia steroid dalam ramuan ceplukan
bekerja pada tingkat enzim untuk menghentikan siklus pada sel kanker sementara
menyebabkan kerusakan DNA pada sel-sel tersebut untuk mencegah kanker melakukan
replikasi.
Di Amerika Utara dan Selatan Ceplukan digunakan
sebagai terapi komplementer untuk leukemia dan kanker, dan sebagai pengobatan
infeksi paru-paru bersama obat modern.
22. Kemampuan
dalam Melawan Virus
Manfaat daun Ceplukan
terhadap virus juga telah dilakukan penelitian di Jepang, bahwa ceplukan
memiliki tindakan terhadap herpes simpleks 1, campak, HIV – 1 dan polio virus
1. Ditemukan bahwa ceplukan menunjukkan efek penghambatan reverse
transcriptase. Reverse transcriptase inhibitor (ISR) adalah kelas obat anti
retroviral digunakan untuk mengobati virus seperti HIV dan hepatitis B
No comments:
Post a Comment