Thursday, 21 January 2016

Ceplukan atau Ciplukan

Pengenalan Ciplukan / Ceplukan
Ceplukan atau ciplukan yang dalam bahasa latin disebut sebagai Physalis angulata merupakan
salah satu tumbuhan herbal yang hidup semusim dan mempunyai tinggi sekitar 1 meter saja. Ceplukan atau ciplukan (Physalis angulata) yang mempunyai buah khas yang tertutup oleh pembesaran kelopak bunga ini kaya akan berbagai manfaat terutama sebagai tanaman herbal (obat-obatan).
Ceplukan atau ciplukan dikenal dengan berbagai nama daerah (lokal) seperti keceplokan, ciciplukan (Jawa), nyornyoran, yoryoran, (Madura), cecendet, cecendetan, cecenetan (Sunda), kopok-kopokan, kaceplokan, angket (Bali), leletep (sebagian Sumatra), leletokan (Minahasa), Kenampok, dedes (Sasak), lapunonat (Tanimbar, Seram), daun kopo-kopi, daun loto-loto, padang rase, dagameme, angket, dededes, daun boba, dan lain-lain.
Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai cutleaf groundcherry, wild tomato, camapu, danwinter cherry. Sedangkan dalam bahasa ilmiah (latin) disebut sebagai Physalis angulatayang bersinonim dengan Physalis minima dan Physalis peruviana.
Diskripsi Ceplukan. Ceplukan merupakan tanaman semusim yang mempunyai tinggi sekitar 1 meter. Batang ciplukan berongga dan bersegi tajam.

Manfaat Ceplukan / Ciplukan

11.      Kemampuan dalam Melawan Kanker
Steroid alami yang di temukan dalam buah ceplukan dapat digunakan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan beberapa studi kanker menunjukkan ramuan dari buah Ceplukan mampu membunuh berbagai jenis sel ganas in vitro. Dalam sebuah penelitian, ceplukan menunjukkan sitotoksisitas yang kuat terhadap sel-sel kanker ginjal, sedangkan ekstrak tanaman ini juga ditemuka dapat mengurangi ukuran tumor kanker pada tikus dengan leukemia lymophccytic.
Pada tahun 2001, zat kimia baru dalam ceplukan diisolasi di university of houston. Kimia ini ditemukan menjadi racun terhadap kanker nasofaring, kanker paru-paru dan leukemia pada tikus. Penelitian tambahan di rusia dan china menunjukkan tindakan tegas tergadap blastogenesis, proses dalam tubuh yang dipicu oleh leukemia, dan sementara meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Diyakini bahwa bahan kimia steroid dalam ramuan ceplukan bekerja pada tingkat enzim untuk menghentikan siklus pada sel kanker sementara menyebabkan kerusakan DNA pada sel-sel tersebut untuk mencegah kanker melakukan replikasi.
Di Amerika Utara dan Selatan Ceplukan digunakan sebagai terapi komplementer untuk leukemia dan kanker, dan sebagai pengobatan infeksi paru-paru bersama obat modern.

22.      Kemampuan dalam Melawan Virus
Manfaat daun Ceplukan terhadap virus juga telah dilakukan penelitian di Jepang, bahwa ceplukan memiliki tindakan terhadap herpes simpleks 1, campak, HIV – 1 dan polio virus 1. Ditemukan bahwa ceplukan menunjukkan efek penghambatan reverse transcriptase. Reverse transcriptase inhibitor (ISR) adalah kelas obat anti retroviral digunakan untuk mengobati virus seperti HIV dan hepatitis B

No comments:

Post a Comment